Senin, 28 Maret 2016

Kuartil dan Persentil

Kuartil (Q)

1. Kuartil Data Tunggal
Kuartil membagi data menjadi empat bagian yang sama banyak dari data yang telah terurut yang masing-masing sebesar 25% atau 1/4 bagian . Kuartil (Q) terbagi menjadi tiga macam, yaitu Q1 (kuartil bawah), Q2 (kuartil tengah atau median) dan Q3 (kuartil atas). Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kuartil.
  1. Susunlah data menurut urutannya.
  2. Tentukan letak kuartil dan.
  3. Tentukan nilai kuartilnya.
Untuk mencari letak kuartil ke i, dapat kita gunakan rumus berikut.
rumus mencari kuartil ke i (Qi)
rumus mencari kuartil ke i (Qi)
Dengan i = 1, 2, dan 3.

2. Kuartil Data Berkelompok
Berikut merupakan rumus yang dapat kita gunakan untuk kuartil data berkelompok yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
rumus kuartil data berkelompok
rumus kuartil data berkelompok
Keterangan:
Tb = Tepi bawah kuartil ke-i.
F = Jumlah frekuensi sebelum frekuensi kuartil ke-i.
f = Frekuensi kuartil ke-i. i = 1, 2, 3
n = Jumlah seluruh frekuensi.
C = panjang interval kelas.

3. Jangkauan Kuartil dan Simpangan Kuartil atau Jangkauan Semi Inter Kuartil
Berikut adalah rumus untuk sekumpulan data yang mempunyai kuartil bawah (Q1) dan kuartil atas (Q3), Rumus Jangkauan kuartil dan simpangan kuartil atau Jangkauan Semi Inter kuartil dari data adalah sebagai berikut:
rumus jangkauan kuartil
rumus jangkauan kuartil
Keterangan:
JQ = Simpangan kuartil.
Qd = Jangkauan semi inter kuartil atau simpangan kuartil.
Q1 = Kuartil ke-1 (Kuartil bawah).
Q3 = Kuartil ke-3 (Kuartil atas).


Persentil (P)

1. Persentil Data Tunggal
Persentil merupakan kumpulan data yang dibagi menjadi seratus bagian yang sama, maka diperoleh sembilan puluh sembilan pembagi dan tiap pembagi dinamakan persentil, yaitu persentil 1 hingga persentil 99 dan untuk menyederhanakannya disingkat menjadi P1 hingga P99. 

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan persentil data tunggal: 
  1. Susunlah data menurut urutan nilainya. 
  2. Tentukan letak persentilnya.
  3. Hitung nilai persentilnya.
Letak persentil ke i dapat ditentukan dengan rumus berikut: 
persentil data tunggal
rumus persentil data tunggal
Dengan i = 1-99.

2. Persentil Data Berkelompok

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan persentil data berkelompok:
persentil data berkelompok
persentil data berkelompok
Keterangan: 
Tb = Tepi bawah persentil ke-i. 
F = Jumlah frekuensi sebelum frekuensi kuartil ke-i. 
f = Frekuensi kuartil ke-i. i = 1, 2, 3,…,99 
n = Jumlah seluruh frekuensi. 
C = panjang interval kelas. 

Minggu, 20 Maret 2016

Tutorial Membuat Diagram Lingkaran di Ms Excel


Pertama siapkan program Microsoft Excel

Lalu masukan data yang telah ada untuk dijadikan bahan diagram


  • Pilih range data (Pada data saya terdapat di A1:B6). Untuk menghitung Persentase gunakan rumus :

    =(Kolom Jumlah Umur Penonton / Jumlah Keseluruhan Penonton) * 100% 
Data Umur Penonton Sebuah Program Acara



  • Pada Menu Bar pilih Insert, lalu pada tool bar Chart pilih Pie dan pilih bentuk seperti contoh di bawah ini



















  • Mengganti Chart Styles
    Klik Design tab pada Chart Tools. Lalu pada grup Chart Styles klik tombol More dan pilih style seperti gambar di bawah ini.

  • Atur Chart Layout
    Pada Chart Tools, pilih Design tab, lalu pilih grup Chart Layouts, setelah itu klik tombol More dan pilih Layout 6













    tampilan chart akan seperti gambar di bawah ini.

  • Selanjutnya kita akan mengatur format 3-D chart. Pada Chart Tools, Pilih Layout tab, lalu pilih grup Background, dan klik 3-D Rotation.
  • Atur 3-D Format (untuk mengatur background chart) seperti gambar berikut. Pilih Soft Round untuk Bevel (Top dan Bottom).

  • Atur 3-D Rotation (untuk membuat permukaan cembung pada chart) seperti gambar berikut.


    Sekarang tampilan chart akan seperti ini.

  • Ubah warna chart.
    Pilih satu bagian chart yang ingin diubah warnanya (misalnya: 31-35) dengan cara klik dua kali. Pada Format tabgrup Shape Styles, klik tanda panah Shape Fill dan pilih warna yang diinginkan.






    Catatan : Warna mengikuti theme yang digunakan. Tutorial ini menggunakan theme Office.
  • Atur posisi Legend.
    Pada Layout tab, grup Labels, klik Legend dan pilih Show Legend at Bottom.






    Kemudian klik dan geser Legend sedikit ke atas.
  • Format Legend.
    Klik pada Legend di chart. Pada Format tabgrup Shape Styles, klik tanda More More Button image
    pada Shape Styles dan pilih Moderate Effect - Accent 5.

  • Ubah warna background pada chart
    Pada Format tabgrup Shape Styles, klik tanda panah Shape Fill dan pilih warna seperti contoh di bawah ini (Black,Text 1, Lighter 5%).

  • Tampilan akhir chart yang sudah selesai diformat akan seperti ini.

Tips
  • Untuk mengatur Label Data ditampilkan di bagian luar Chart: Pada Chart Tools, pilih Layout tab, lalu pilih Grup Labels, setelah itu klik Data Label dan pilih Outside End.

    Hasil Pengaplikasian Outside End pada Data Label
  • Chart yang sudah dibuat dan diformat dapat dijadikan sebagai chart template.
Mudah bukan?
Pengaturan warna dan lain-lainnya tergantung selera masing-masing.
Terimakasih telah mengunjungi blog ini.





Jumat, 04 Maret 2016

Definisi Statistika

Definisi Statistika

Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana untuk merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Kesimpulannya, statistika adalah ilmu yang berhubungan dengan data-data.

Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data, ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan Teori Probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: Populasi, Sample, Unit Sample, dan Probabilitas.

Terdapat bermacam-macam teknik statistik yang digunakan dalam penelitian khususnya dalam pengujian hipotesis. Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi. Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sampel (sampling), yakni sebagian kecil dari populasi, yang dapat mewakili seluruh populasi. Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasi seluruh populasi.

Garis besarnya, statistika adalah ilmu untuk merencanakan sebelum mengumpulkan data. Lalu setelah data terkumpul maka data tersebut akan dianalisis. Hasil analisa tersebut akan di interprestasikan dan selanjutnya data tersebut lalu dipresentasikan.


Peranan Ilmu Statistika Dalam Bidang Broadcasting

1.Untuk mengetahui perkembangan audience yang tertarik pada program-program tv dan datang menghadiri acara tersebut.

Masalah yang dihadapi : 
Audience yang datang tidak sama setiap acara. 


2. Untuk menghitung rating program.

Masalah yang dihadapi:
Permasalahan yang selalu mengemuka mengenai metode rating Nielsen adalah soal akurasi. Ada jutaan televisi yang dimiliki oleh jutaan keluarga di sebuah negara. Sementara, Nielsen hanya mengambil 5000 di antaranya. Apakah sampel sesedikit itu bisa merepresentasikan perilaku menonton masyarakat dengan akurat?




Sumur:
https://id.wikipedia.org/wiki/Statistika#Konsep_dasar
https://bincangmedia.wordpress.com/tag/cara-menghitung-rating/